Sunday, April 12, 2015

ALONE BUT NOT LONELY

      Suatu kali saya pernah diundang dalam sebuah pesta pernikahan  anak dari teman baik saya. Meskipun saya adalah teman baik ibunya, saya juga berteman baik dengan anaknya. Undangan pesta yang dilaksanakan di tepi kolam dengan suasana santai dan menarik.
       Ketika pertama kali mendapat undangan dan membaca yang tertera di sana membuat saya tersenyum, karena tertulis bahwa undangan hanya diperuntukkan satu orang saja. Memang sih saya masih bujangan, tapi selama saya mendapat undangan pesta pernikahan, saya selalu diberi kesempatan datang berdua meski pemilik pesta tahu bahwa saya masih sendiri alias single waktu itu. 
     Maka ketika pada hari H dilangsungkan acara resepsi pernikahan saya selalu berusaha mencari teman yang mau menemani saya dalam acara tersebut. Saya tidak terbiasa, datang sendiri di tengah acara yang belum tentu saya mengenal orang-orang yang hadir di sana. Saya takut menjadi orang asing di tengah keramaian pesta. Bagi saya itu mengerikan. 
     Tapi kali ini, tidak. Saya diharapkan untuk hadir sendiri. membawa diri saya sendiri.Hmmm...... cukup membuat galau di hari-hari menjelang hari yang telah ditentukan.  Di dalam undangan tertulis  "BERLAKU UNTUK 1 ORANG" .
Hari yang ditentukan pun tiba. Saya masih ragu juga untuk hadir atau tidak, Jika hadir, saya membayangkan betapa terasingnya saya di sana karena saya bukan termasuk orang populer...he he ....jadi tidak banyak teman yang saya punya. Jika tidak datang, ini menunjukkan betapa saya tidak menghormati undangan ibu dan anak ini. Saya amat akrab dengan mereka. Akhirnya keputusan pun dibuat, saya harus berani mencoba, membawa diri saya sendiri tanpa di temani siapa pun. Saya berdandan layaknya pergi ke sebuah pesta dalam waktu sesingkat mungkin. Saya berharap saya datang awal, agar saya bisa memilih tempat duduk paling nyaman untuk bersembunyi dan mengamati tamu undangan.
     Ketika sampai di lokasi pesta. saya memang datang lebih awal, tamu undangan belum banyak yang datang, sehingga saya sempat bertemu dengan teman saya dan suaminya sebagai penyelenggara pesta.Tapi sungguh mengejutkan, justru saya datang awal, dan berencana untuk mencari tempat sembunyi paling nyaman, justru di situ saya bertemu dengan orang-orang yang mengenal saya. Wow...rencana untuk menyendiri di tengah keramaian pesta mendadak buyar total. Rencana hanya sekedar hadir dan pamer wajah kemudia menghilang diam-diam menjadi buyar, karena rupanya banyak undangan yang mengenal saya.
Hmmmm... pengalaman hari itu membuat saya tersadar bahwa, selama ini saya mengira saya sendiri, saya tidak punya siapa-siapa. but this time I realize that saya memang masih sendiri dan tidak berhak untuk menyendiri. Justru ketika masih sendiri terbuka peluang luas untuk untuk mencari teman  bukan menutup diri. Buat yang masih jomblo sampai sekarang, dont be give up to face yr future. U r alone but not lonely. Itu yang harus dipahami :)